Step by Step Menembus 10 Milyar Pertama
Masalah terbesar pengusaha pada angka di bawah 10 Milyar/tahun sebenarnya bukan karena kurangnya peluang. Apalagi pengusahaa yg maennya jauh, tapi Masalah utamanya justru karena kebanyakan peluang. Lalu bagaimana sederhananya?
1) Mengenali → menganalisa → memutuskan
Sebenarnya kita ini bisnis apa? (What business are we in)
Memutuskan bisnis kita itu apa bukan perkara mudah. Terutama bagi pengusaha yang terpapar banyak peluang.
Yang ini kelihatan bagus. Yang itu menjanjikan.
Akhirnya semuanya mau dieksekusi.
Padahal satu hal sering kita lupa:
knowledge kita masih terbatas, resource terbatas, tim juga terbatas.
Hasilnya tidak ada satu pun yang benar-benar jadi.
Di sinilah banyak bisnis berhenti di tengah jalan, setengah setengah, menjadi medioker karena pemimpinnya gagal memutuskan.
Maka keputusan paling penting di awal adalah Kita mau eksekusi fokus yang mana dulu?
Fokus selalu punya harga. Dan yang tidak mau membayar harga fokus, akan membayar lebih mahal dengan kegagalan.
2) Mendefinisikan
Bisnis kita mau seperti apa, sebesar apa (Business model & blueprint)
Setelah memutuskan mau bisnis apa yg dibesarkan, tantangan berikutnya sering kali justru datang dari dalam.
Yaitu, Gagal Mendefinisikan Bisnisnya, pemiliknya terjebak kerumitan yang ia ciptakan sendiri.
Karena Ingin terlihat definisi bisnisnya canggih. Ingin terdengar keren.
Akhirnya apa?
Operasional ruwet. Tim bingung.
jangankan timnya, owner-nya saja bingung mendefinisikan bisnisnya itu apa 😅✌️
Padahal dalam hal eksekusi, kesederhanaan definisi inilah yang akan mengantarkan pada eksekusi massif.
Contoh:
* Pebisnis properti.
Bisnisnya apa? Properti.
Kerjaannya apa? Jual rumah. Titik.
Tidak perlu dipersulit. Tidak perlu dipoles berlebihan.
Bisnis yang tidak bisa dijelaskan dengan sederhana, biasanya akan sulit dieksekusi di lapangan.
Setelah definisinya sederhana dan jelas, barulah kita tarik panjang menjadi blueprint:
15 tahun, 25 tahun.
Lalu diturunkan menjadi fase:
3–5 tahunan, apa yang dikerjakan sekarang, apa yang nanti.
Blueprint ini menjadi kompas perjalanan bisnis kita ke depan.
3) Mengeksekusi tanpa tapi
Determinan sampai jadi (1 ide, 10 eksekusi)
Di tahap ini, Tugas kita adalah determinasi eksekusi
Prinsipnya jelas:
1 ide, 10 eksekusi. Bukan sebaliknya.
Dipukul terus. Diulang terus.
Diperbaiki sambil jalan. Itterasi
Sampai jadi sistem. Sampai tim terbiasa. Sampai omzet mengikuti dan tumbuh eksponensial.
Fokus Fokus Fokus
Dan penting dicatat:
perjalanan menembus 2 M pertama itu yang dibutuhkan adalah kerja keras. Nanti dulu bicara kerja cerdas.
Ngantor.
Turun ke lapangan.
Angkat junjung oke, ga usah gengsi.
Baru di fase 2–10 M,
kita mulai bicara kerja cerdas. Mulai bangun tim eksekusi. Mulai delegasi.
Tapi satu syaratnya:
owner tetap harus memberi teladan kerja keras.
Thank’s to Autopilot 😅✌️
Sabar, nanti dulu ya autopilotnya
Karena tim akan melihat kita, contoh di lapangan adalah teladan terbaik

